Bandar Lampung

Pengunjung Keluhkan Karcis Parkir Taman Gajah

Spread the love

BANDARLAMPUNG, RATUMEDIA  —   Praktik pungutan liar (pungli) parkir terhadap pengunjung Taman Gajah di jalan Sriwijaya mendapat keluhan dari warga. Sabtu (23/10).

Salah satu pengunjung, Andre mengeluhkan harga tarif parkir kendaraan sepeda roda dua yang mahal dibandingkan biasanya. Ia diminta uang Rp 5 ribu sesuai jumlah yang tertulis di karcis yang iya terima dari tukang parkir.

” Ya, di tiket parkir tertera Rp 5 ribu. Ini mah kalau dibandingin tempat parkir lainnya beda ya, agak mahal,” keluh dia.

Dia mengatakan, pungli dengan dalih parkir ini kerap terjadi pada hari-hari tertentu saja dan menimbulkan kemacetan.

” Biasanya di weekend saja tarifnya naik, terus itu sudah biaya parkir naik tapi masih saja ada kemacetan, lantaran banyak pengunjung yang masih berkendara saat jajan kuliner, mungkin karena karcis parkirnya mahal mereka gak mau parkir,” ujar dia.

Ia berharap, kedepanya pihak terkait bisa menindak lanjuti hal tersebut agar tidak menggangu kenyamanan pengunjung lainnya.

” Segera mungkin lah ditindak lanjuti, supaya harga parkirnya normal jadi pengunjung lebih nyaman aja,” harap dia.

Tak jauh berbeda, Dina (20), mengatakan dengan harga parkir yang tidak umum, ia enggan memarkirkan kendaraannya saat hanya ingin berwisata kuliner.

” Enggak parkir, kan saya cuma jajan dipinggiran saja. Jadi sambil bawa kendaraan. Kalau parkir cuma sebentar tetep diminta uang Rp 5 ribu. Mending kalau dibantu ngeluarin kendaraan, ini mah sudah terima uang langsung ditinggal,” ucap dia

Saat di konfirmasi Kepala Dinas Perhubungan kota Bandarlampung, Socrat Pringgodani mengatakan tarif parkir sebenernya berlaku sama di semua tempat, yakni Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu.

” Ini harus segera diatasi, dan ini harus kita dalami agar tidak menggangu kenyamanan masyarakat pengunjung,” terang dia.

Lanjutnya, pihak Dinas Perhubungan akan melakukan pengecekan langsung terkait kabar adanya pungli dari juru parkir di Taman Gajah.

” Iya, nanti akan kita lihat dan akan berkordinasi sama kepolisain untuk cek kelokasi apakah itu memang di kelolah oleh pihak Taman Gajah atau seperti apa nanti kita lihat,” tegas dia. (Nay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *