Sosialisasi PIP, Tondi Harap Nilai Pancasila Jadi Budaya di Masyarakat
PRINGSEWU, RATUMEDIA.ID —- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP WK) di Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Ahad (8/2/2026).
Tondi Muammar menegaskan, Pancasila jangan berhenti sebagai slogan atau hafalan semata, tapi harus hidup dan wujud dalam perilaku masyarakat sehari-hari.
Ia hadir di tengah warga Gadingrejo bukan semata menjalankan kewajiban sebagai wakil rakyat, melainkan juga upaya mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Sudah lama tak pernah menyanyikan Lagu Indonesia Raya, hari ini kita nyanyikan bersama. Jarang mengucapkan naskah Pancasila, hari ini kita ucapkan bersama. Inilah hikmah pertemuan ini,” ujarnya.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung itu menegaskan, kegiatan ini menjadi sarana penting mengingatkan kembali jati diri bangsa di tengah tantangan sosial kian kompleks.
Melalui acara ini, ia merasa kian dekat dengan masyarakat Gadingrejo. Jika sebelumnya hanya mengenal beberapa tokoh, kini ia merasa memiliki keluarga baru di desa setempat.
“Dua tahun lalu mungkin saya hanya kenal beberapa orang. Kini alhamdulillah, keluarga dan saudara saya di Gadingrejo bertambah,” ujarnya.
Tondi menekankan, nilai-nilai Pancasila dari sila pertama hingga sila kelima, sejatinya telah hidup di tengah masyarakat. Tantangannya, kata ia, ialah menjaga konsistensi dalam mengamalkan nilai-nilainya.
“Semua sudah ada pada kehidupan kita. Tinggal cara kita menjaga dan konsisten mengamalkan Pancasila,” jelasnya.
Tondi berharap, ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kian mengakar di tengah masyarakat Pringsewu. Selain itu, tandas ia, juga memperkuat hubungan antara DPRD Lampung dan konstituen di daerah.
“Saya sangat berharap pengamalan nilai-nilai Pancasila benar-benar menjadi budaya di tengah masyarakat Gadingrejo,” tegas Tondi. (Rn)