Ketua DPRD Lampung Hadiri Kick Off SIGER Sport 2026
BANDARLAMPUNG – Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menghadiri Kick Off SIGER Sport 2026. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung menggelar kegiatan itu di The Canopy Lampung, Bandarlampung, Minggu (19/7/2026).
Turut mendampingi Ketua Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) Provinsi Lampung, Irene Fransisca Giri.
Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian SIGER FEST 2026 yang berlangsung Juni hingga September 2026. Kick Off SIGER Sport 2026 menghadirkan kompetisi padel, basket 3×3, e-sport, dan fun run.
Kick Off SIGER Sport 2026 bertujuan mengintegrasikan edukasi transaksi digital dengan gaya hidup sehat dan mendorong percepatan transformasi digital di Lampung.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka acara itu menyampaikan Siger Smash Padel Tournament 2026 tak hanya menjadi ajang olahraga, tapi juga ruang kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat.
“Kegiatan ini mendorong digitalisasi transaksi keuangan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan semangat kebersamaan,” ujar Gubernur.
Ia juga mengapresiasi komitmen BI sebagai mitra strategis Pemprov Lampung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mendukung pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah, mempercepat digitalisasi lewat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, serta mendampingi UMKM agar memiliki akses pasar, pembiayaan, dan naik kelas.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto menjelaskan Siger Smash Padel Tournament merupakan bagian dari kampanye perluasan penggunaan transaksi nontunai melalui QRIS dalam rangkaian SIGER FEST 2026.
Dengan mengusung tema “Bijak Bertransaksi, Siap Digitalisasi”, BI mengajak masyarakat kian terbiasa memanfaatkan pembayaran digital yang aman, mudah, dan efisien.
Kehadiran Ketua DPRD Lampung bersama Ketua IKAD Lampung menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi pemerintah daerah dan BI dalam memperkuat transformasi digital, mendorong pengembangan UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Lampung. (hms)