DPRD Lampung Dorong Pelajar Perempuan Masuk Politik
BANDARLAMPUNG –Partisipasi generasi muda dalam politik dan kebijakan publik menjadi sorotan Pelajar Lampung di Parlemen (PLDP) Batch II 2026 di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Jumat (26/6/2026).
Pelajar dari berbagai kabupaten/kota se-Lampung mengikuti kegiatan itu. Hadir narasumber Anggota Komisi III DPRD Lampung Diah Dharma Yanti, Apriliati, dan moderator Rohmah Cindy.
Bertema “Kontribusi Legislatif Perempuan terhadap Kebijakan Publik demi Lampung Maju”, Diah Dharma Yanti mengapresiasi antusiasme peserta. Dia menyoroti tingginya keterlibatan pelajar perempuan sebagai tanda generasi muda berani hadir di ruang publik.
“Generasi muda punya posisi strategis sebagai penerus pembangunan daerah. Pelajar harus peduli persoalan masyarakat untuk perkuat kepemimpinan masa depan,” ujarnya.
Dia menjelaskan kebijakan publik adalah keputusan bersama pemerintah dan legislatif untuk mengatur kehidupan masyarakat dan jawab persoalan pembangunan.
Diah menegaskan pentingnya keterwakilan perempuan di legislatif. Kehadiran perempuan bukan soal kuota, melainkan menghadirkan kebijakan lebih responsif.
“Generasi muda, termasuk pelajar perempuan, harus berani tampil dan percaya diri. Politik bukan ruang yang dijauhi, melainkan sarana berkontribusi untuk perubahan,” katanya.
Diah juga memaparkan tiga fungsi DPRD, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Dia menyebut isu perlindungan perempuan, anak, pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusia menjadi prioritas pembangunan berkelanjutan.
Melalui PLDP, peserta diajak melihat politik sebagai ruang gagasan dan partisipasi, bukan harus dihindari.
Diah berharap pemerintah terus mendudkung PLDP. Menurutnya forum ini efektif membangun literasi politik, kepemimpinan, dan partisipasi generasi muda.
“Keterlibatan pelajar sejak dini penting untuk sadar demokrasi dan tanggung jawab sebagai penerus Lampung maju, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (hms)