DPRD Lampung Dorong Ekonomi Desa Lewat MBG dan KDMP
BANDARLAMPUNG – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar menyampaikan, pembangunan ekonomi nasional saat ini pada penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan desa melalui berbagai program strategis pemerintah.
“Pemerintah pusat berupaya menjaga seimbang antara pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Ini agar manfaat pembangunan dapat luas masyarakat rasakan,” kata Giri Akbar saat podcast IJP Lampung di Bandarlampung, Selasa (19/5/2026).
Ia berkata, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya membangun optimisme masyarakat desa di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Pemerintah, kata Giri, sedang menjaga arah pembangunan ekonomi agar tetap berjalan dan masyarakat bisa merasakan, baik sisi ekonomi mikro maupun makro.
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah membangun ekosistem ekonomi desa melalui sejumlah program nasional, mulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penguatan KDMP sebagai bagian memeratakan pembangunan. Untuk itu, perlu mendorong masyarakat desa tetap optimistis dan fokus menguatkan sektor produktif di daerah masing-masing.
Giri mengungkapkan, berdasarkan hasil turun lapangan ke sejumlah desa di Lampung, kondisi distribusi pupuk saat ini lebih baik dari sebelumnya. Harga pupuk mulai terkendali dan stok tersedia untuk petani. Kondisi itu berbeda beberapa waktu lalu ketika masyarakat sulit dapat pupuk.
Bangun Ekonomi Desa
Ia menegaskan, pembangunan ekonomi desa menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi nasional. Untuk itu, optimisme masyarakat harus terus dipelihara di tengah berbagai tantangan global.
Sisi lain, Giri turut mengapresiasi Pemprov Lampung, Satgas Pangan, dan Bank Indonesia yang menjaga stabilitas harga di daerah. Kondisi ekonomi Lampung saat ini menunjukkan tren cukup baik dengan inflasi 1,89 persen serta surplus protein hewani dan nabati.
Menurutnya, program MBG juga berdampak merata fiskal karena pembagian anggaran merata ke seluruh daerah dan menjadi stimulus sektor ekonomi lainnya. Pemerintah terus berupaya menjaga seimbang antara pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Meski demikian, Giri menilai daya beli masyarakat masih menunjukkan tren positif. Ia mendorong perbankan memperbesar dukungan pembiayaan pelaku UMKM dan sektor swasta guna mempercepat ekonomi daerah tumbuh.
Terkait stabilitas rupiah, ia menegaskan kewenangan menjaga stabilitas mata uang berada di tangan Bank Indonesia, sementara pemerintah daerah fokus mendukung program nasional dan penguatan sektor daerah.
Dukungan Semua Pihak
Ia menyebut Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah mendorong agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dapat bermitra dengan KDMP dalam mendukung pelaksanaan MBG.
Menurutnya, penguatan industri juga faktor penting membangun daerah. DPRD terus mendorong pengembangan kawasan industri agar mampu berdampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Pihaknya menargetkan hasil pembangunan daerah dapat makin masyarakat rasakan pertengahan RPJMD tahun 2027.
Ia menambahkan, pembangunan ekonomi daerah tak bisa hanya pemerintah semata, tapi butuh terlibat seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
DPRD Lampung juga mendorong penyuluh pertanian lapangan dan berbagai stakeholder lainnya ikut menjadi bagian dalam rantai pasok program MBG agar implementasinya berjalan optimal di daerah.
Giri mengimbau masyarakat Lampung tetap optimistis terhadap arah pembangunan nasional dan turut aktif mengawasi pelaksanaan program pemerintah di lapangan.
“Proses pembangunan nasional saat ini berjalan ke arah lebih baik dan perlu bersama mendukungnya,” pungkasnya. (hms)