DPRD Provinsi Lampung

DPRD Lampung Dukung Pemprov Wujudkan Kawasan Wisata Terpadu

BANDARLAMPUNG- Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar menghadiri rapat koordinasi (rakor) Pengembangan Destinasi Wisata Unggulan melalui Pembentukan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Lampung di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung, Selasa (12/5/2026).

Rakor itu menjadi bagian komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama DPRD memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Sepanjang tahun 2025, pariwisata Lampung sekitar 27 juta kunjungan wisatawan dengan kontribusi sekitar 10 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto daerah. Capaian ini jadi dasar penguatan pengembangan destinasi wisata unggulan di Lampung.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan, Lampung perlu bertransformasi dengan menjadikan pariwisata sebagai salah satu fokus utama mesin pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, potensi pariwisata Lampung besar harus dapat dukungan melalui pengembangan terintegrasi, peningkatan kualitas destinasi, serta penguatan investasi dan konektivitas antarwilayah wisata guna mendorong tumbuh ekonomi berkelanjutan.

Ahmad Giri Akbar mendukung rencana Pemprov Lampung membentuk KWT yang akan mampu berdampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat.

Pemprov Lampung juga menilai KWT menjadi langkah strategis menyiptakan ekosistem pariwisata terhubung antarwilayah dan mampu meningkatkan daya saing pariwisata daerah.

Selain itu, sejumlah tantangan pengembangan pariwisata turut menjadi perhatian, di antaranya masih relatif pendek lama tinggal wisatawan, terbatas variasi pengalaman wisata, dan masih perlu meningkatkan infrastruktur kawasan wisata.

Guna mendukung pengembangan pariwisata daerah, Pemprov Lampung menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan konektivitas destinasi wisata, penguatan infrastruktur penunjang, peningkatan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan, hingga penetapan kawasan khusus pariwisata.

Pemprov juga mendorong penguatan SDM pariwisata, pemberian insentif investasi, serta penyusunan regulasi dan kebijakan mendukung iklim investasi pariwisata.

Lewat sinergi antara Pemprov dan DPRD Lampung, pengembangan KWT akan mampu meningkatkan daya saing pariwisata berkelanjutan sekaligus mendukung tumbuh ekonomi daerah. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *