Dirut Bank Lampung Pastikan Gabung KUB Bank Jatim Tak Hilang Jati Diri
BANDARLAMPUNG – Direktur Utama (Dirut) Bank Lampung Indra Merviana memastikan Bank Lampung tak akan hilang jati diri meski kini telah resmi berkolaborasi dengan Bank Jatim melalui kelompok usaha bank (KUB).
“Bank Lampung memang kini telah secara resmi berkolaborasi dengan Bank Jatim melalui KUB. Meski demikian Bank Lampung tidak akan hilang ruh atau jati dirinya” ujar Indra Merviana.
Dia tak menampik, jika kurangnya informasi dan sosialisasi ke masyarakat sempat memunculkan rumor dengan kolaborasi antara Bank Lampung dan Bank Jatim ini akan membuat Bank Lampung ‘dicaplok’ hingga hilang jati diri.
Namun, lanjut dia, pada kenyataannya tak demikian. Justru kerja sama ini diharapkan akan membawa langkah Bank Lampung menjadi Bank yang lebih kuat.
Menurut Merviana, perkembangan positif Bank Lampung usai resmi kolaborasi dengan Bank Jatim antara lain hadirnya inovasi-inovasi baru Bank Lampung, di antaranya adanya fasilitas untuk nasabah prioritas yang sebelumnya belum dimiliki Bank Lampung, namun kini hadir dan itu tidak terlepas dari kolaborasi tersebut.
“Untuk pengelolaan SDM, Bank Lampung juga belajar dari Bank Jatim bisa mengelola SDM dengan baik dan streteginya. Jadi, tak hanya sinergi bisnis, tapi juga SDM, tata kelola dan terkait juga dengan tehnologi informasi. Apalagi kini berkembang terkait cyber security,” jelasnya.
Jadi, jika ada permasalahan yang muncul di dunia perbankan maka Bank Jatim akan mengumpulkan anggota – anggota KUB-nya, untuk kemudian membahas sekaligus bertukar informasi antar seluruh anggota.
Seperti diketahui Kolaborasi Bank Lampung dengan Bank Jatim dalam KUB, guna memenuhi ketentuan terkait modal inti minimal Rp3 triliun pada akhir tahun 2024 lalu dan ini merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.03/2020 Tahun 2020.
Akuisisi ini sendiri bertujuan untuk memperkuat posisi Bank Lampung dalam industri perbankan terus berkembang, dengan memanfaatkan Bank Jatim .
Dengan kolaborasi Bank Lampung dalam KUB Bank Jatim, keuntungan yang didapatkan antara lain peningkatan akses sumberdaya keuangan, akses pasar internasional, pertumbuhan anorganik bagi Bank Jatim, sinergi dan efisiensi dalam operasional dan keuntungan berskala dan daya saing lebih. (*)