Bandar Lampung

Dorong Waterfront City, DPRD Lampung Ingatkan Mitigasi Bencana dan Libatkan Warga

BANDARLAMPUNG — DPRD Provinsi Lampung mendorong pengembangan konsep Waterfront City Bandarlampung tak hanya berorientasi membangun kawasan modern, tapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah dengan tetap melindungi lingkungan dan masyarakat pesisir.

Begitu kata Anggota Komisi IV DPRD Lampung Yusnadi saat menghadiri Seminar Nasional “Wujudkan Waterfront City untuk Lampung Maju” di Swiss-Belhotel Lampung, Kamis 20 Agustus 2026.

Seminar ini menjadi forum membahas arah pengembangan kawasan pesisir Lampung dengan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dunia usaha, organisasi profesi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Butuh Kolaborasi Lintas SektorGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan gagasan Waterfront City Bandarlampung merupakan ide besar yang telah berjalan 15-20 tahun dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Ini bukan pekerjaan satu pihak atau Pemerintah Kota (Pemkot) saja, melainkan komitmen dan kerja bersama seluruh elemen—pemerintah daerah, provinsi, pusat, BUMN, swasta, hingga organisasi profesi dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan prinsip utama dalam pengembangan kawasan pesisir, yakni keseimbangan dan mitigasi lingkungan dan sosial, penetapan quick wins yang bermanfaat langsung ke masyarakat dan pariwisata serta proyek siap tawar atau project ready to offer yang matang dari tata ruang, legalitas, studi kelayakan, hingga skema pembiayaanGubernur berharap seminar menghasilkan langkah konkret berupa pemetaan kawasan prioritas, pembagian kewenangan Pemkot dan Pemprov, hingga identifikasi proyek yang siap ditawarkan ke investor. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *